b_sb_alfacart_harbolnas-6des.jpg

Harga Rumah Murah di Indonesia

Harga Rumah Murah di Indonesia


Filter Pencarian
banner_bt_pricearea_flight.jpg


Artikel Terkait Seputar properti

5 Tips Jitu Memilih Properti Yang Menguntungkan!

Menurut hasil survei, sekitar 85% orang memilih membeli properti karena dorongan emosi, sehingga hasil akhirnya pun tidak sesuai yang direncanakan. Lantas, bagaimana cara memilih properti yang menguntungkan? Kamu termasuk pasangan muda atau pasangan baru yang sedang bingung memilih Properti yang cocok dan menguntungkan? Check this out! 1. Perhitungkan Waktu Yang Tepat! Prinsip dalam bidang properti adalah membeli di saat harga sedang rendah dan menjual saat harga sedang tinggi. Jika harga properti di tahun lalu Rp500 juta dan tahun ini sama, berarti secara riil harga turun dan inilah waktunya membeli! 2. Tentukan Lokasi Yang Tepat Memilih properti berdasarkan lokasi adalah sangat… Selengkapnya >>

Mudahnya Jual atau Beli Properti di Urbanindo

Seperti pasangan baru menikah lainnya, beberapa orang pasti mencari rumah untuk ditinggali. Biasanya mereka membeli rumah untuk ditinggali keluarga baru mereka dan anaknya nanti. Namun terkadang mereka bingung bagaimana mencari rumah yang cocok bagi mereka dari sisi posisi, data pasar, dan informasi lainnya. Nah, jika Anda mencari seperti yang seperti itu, mungkin Urbanindo adalah jawabannya. Beberapa orang yang mencari rumah, biasanya mereka mencari rumah yang strategis dari berabagai aspek. Biasanya aspek yang mempengaruhi adalah akses yang mudah, dekat dengan kebutuhan sehari-hari, berbelanja, sektor pendidikan, dan lain sebagainya. Oleh karena itu, terkadang mereka harus survei lebih lanjut tentang rumah yang akan… Selengkapnya >>

5 Alasan Mudah Mencari Tempat Tinggal Murah di Rumah Properti Urbanindo

Siklus perekonomian kota Jakarta secara tak sadar semakin mendorong setiap individu khususnya para pendatang untuk menjadi kaum urban yang kerap melakukan perpindahan dari tempat yang satu ke tempat lain. Dan tak disangka-sangka, nama tersebut menginspirasi sebuah perusahaan yang bergerak dibidang jasa dan memanfaatkan layanan jaringan internet guna mencari dengan cepat, mudah dan murah, apa yang dibutuhkan oleh kaum urban yakni, Urbanindo. [caption id="attachment_10141" align="aligncenter" width="250"] Logo Urbanindo - Sumber: Urbanindo.com[/caption] Sebuah nama yang amat pas dan menarik pastinya bukan? Berawal dari konsep sebuah usaha alternatif industri kreatif guna memenuhi kebutuhan para pekerja baik lokal dan ekspatriat di ibukota, akhirnya konsep… Selengkapnya >>

Hiasan Natal

Sejarah Natal

Perayaan Natal baru dimulai pada sekitar tahun 200 M di Aleksandria (Mesir). Para teolog Mesir menunjuk tanggal 20 Mei tetapi ada pula pada 19 atau 20 April. Di tempat-tempat lain perayaan dilakukan pada tangal 5 atau 6 Januari; ada pula pada bulan Desember. Perayaan pada tanggal 25 Desember dimulai pada tahun 221 oleh Sextus Julius Africanus, dan baru diterima secara luas pada abad ke-5. Ada berbagai perayaan keagamaan dalam masyarakat non-Kristen pada bulan Desember. Dewasa ini umum diterima bahwa perayaan Natal pada tanggal 25 Desember adalah penerimaan ke dalam gereja tradisi perayaan non-Kristen terhadap (dewa) matahari: Solar Invicti (Surya tak Terkalahkan), dengan menegaskan bahwa Yesus Kristus adalah Sang Surya Agung itu sesuai berita Alkitab.

Hiasan Natal

Hiasan Natal adalah salah satu dekorasi yang digunakan pada waktu Natal. Warna tradisional yang digunakan untuk menggambarkan suasana Natal adalah hijau pinus, putih salju, dan merah hati. Biru dan putih juga sering digunakan untuk mewakili suasana musim dingin, atau bahkan suasana Hanukkah, yang dirayakan pada waktu yang hampir bersamaan. Warna emas dan perak juga sangat umum digunakan, serta warna-warna metalik lainnya. Sedangkan ikon-ikon musim dingin yang digunakan biasanya adalah kepingan salju, manusia salju, bongkahan es, serta penguin dan beruang kutub.

Jenis hiasan Natal yang digunakan berbeda di tiap-tiap negara, tergantung pada tradisi dan sumber daya yang tersedia. Namun di seluruh dunia, setiap negara yang merayakan Natal mempunyai ciri khas dan tradisinya sendiri untuk menghias rumah mereka selama liburan.

Afrika
Di Afrika, makan malam Natal yang dilakukan setelah beribadah di gereja disiapkan di meja di luar rumah. Mereka mengundang keluarga dan para kerabat untuk makan bersama. Karena alasan ini, dekorasi luar ruangan lebih penting dari pada di dalam. Anda bisa melihat hiasan salju palsu yang menghiasi pintu depan toko di Nairobi, minyak kelapa sawit dituang dengan lonceng di Liberia, atau pohon sawit yang dipenuhi oleh lilin di Ghana.

Amerika Latin
Natal adalah liburan yang paling penting dalam setahun bagi banyak negara di Amerika Latin. Kota-kota biasanya dipenuhi oleh dekorasi warna-warni yang spektakuler termasuk cahaya-cahaya peri. Di Kolombia, 7 Desember adalah Dia De Las Velitas (Hari Lilin-Lilin Kecil) dimana kita menghabiskan malam dengan mendekorasi semua tempat umum dengan lentera kertas dan lilin. Setiap rumah kira-kira menyalakan 100 lilin dan menaruhnya di luar rumah mereka untuk menghormati Bunda Perawan Maria.

Asia
Karena pohon cemara tidak umum ada di India, pohon mangga dijadikan alternatif untuk didekorasi Natal. Sebagai tambahan, seluruh rumah juga dihias menggunakan daun mangga untuk mempercantik rumah. Lentera kertas berbentuk bintang juga sangat populer di sana.

Di Filipina, kota-kota disana bersinar dengan cahaya warna-warni selama Natal. Orang-orang mendekorasi rumah mereka dengan bendera-bendera, lilin dan rangkaian natal. Yang paling populer di Filipina adalah pah-role. Ini adalah tiang bambu dengan bintang terang di atasnya. Tiang ini merepresentasikan bintang penuntun arah di Betlehem. Mereka juga menaruh sejumlah kartu Natal di ruang tamu untuk para kawan dan keluarga.